hari ini, cukup melelahkan setelah kemarin seharian pergi, ke daerah sawangan-parung yang subhanallah jauh..badan sampe pegel2 dan kerasanya baru ketika bangun tidur.. ternyata tubuh ada batas maksimumnya..
Yupzz//..entah membicarakan tentang enterpreneur memang tidak akan ada habis2nya, aku termasuk salah satu orang yang “tercipta” untuk menggeluti bidang ini baik terpaksa maupun tidak sengaja ataupun memang sengaja (entahlah..). memang benar ternyata, seseorang itu bisa dinilai dari gambaran lingkungan atau sahabat-sahabatnya, apabila seseorang bersahabat dan berada dilingkungan yang religius maka tanpa dia harus memperkenalkan diri, kita bisa secara sekilas menilai seperti apakah kualitas dirinya.. atau ketika seseorang bersahabat dengan orang-orang yang suka dengan salah satu hobi (main musik, menulis, menyanyi, memasak, berorasi, atau pun hobi tidur alias malas2an) kita pun bisa menilai seseorang tersebut hanya dari seperti apakah lingkungan yang ia sering pergauli.. 
berbicara tentang membangun sebuah usaha itu, ternyata setelah aku perhatikan dan pelajari secara seksama. aku melihat beberapa kesamaan antara para pengusaha baik pengusaha muda maupun pengusaha senior (dalam kacamata ku) :
1. dinamis : seorang enterpreneur itu tercipta dari seseorang yang dinamis, suka dengan warna-warni dalam arti kreatif, sengan bergaul, suka jalan-jalan, cari inspirasi, supel dan senang dengan perubahan dan keindahan.
2. cuek : iya, ini adalah hal yang juga tidak kalah penting. salah satu mental yang harus dimiliki seorang enterpreneur. CUEK!!! dia tidak peduli, “apa kata orang” yang terpenting iya jalani apa yang ia yakini, walaupun ia kerapkali terjatuh, tersungkur, terluka, tapi ia CUEK dengan cemoohan orang, hinaan orang, dan terus melangkah, berjalan, berlari mengejar apa yang ia yakini akan terealisasi.. (salutttttt…). dan tidak semua orang bisa memiliki mental seperti ini. seseorang terkadang seringkali, terganggu dengan “omongan” orang sehingga menghambat langkahnya, dan terkadang bersikap bukan dari hatinya tapi dari “perkataan orang lain” dan sangat menjaga “penilaian orang Lain”. seorang enterpreneur punya keyakinan hati yang patut diacungi jempol, keyakinan hatinya akan kesuksesan lah yang akhirnya mengantarkan nya menjadi orang “KAYA”, kaya dalam segala hal.
3. pembelajar : seorang enterpreneur itu, skali lagi bukan orang yang malas karena tidak mau bekerja kantoran, tapi ia memiliki jiwa pembelajar yang lebih tinggi nilainya (menurut saya) dibandingkan dengan mereka yang dapat meraih gelar professor sekalipun. karena apa? iya, karena seorang enterpreneur itu tidak hanya dituntut untuk menggeluti satu permasalahan, satu bidang ataupun satu teori, tetapi harus menguasai beberapa hal sekaligus terkait usahanya, belajar akan arti kegagalan, bangkrut, belajar membesarkan hati saat usaha turun, juga belajar untuk tidak stagnan dalam satu titik kesuksesan, tapi terus berusaha untuk bagaimana mempertahankan dan meningkatkan kesuksesan dan tentu ini akan terkait dengan beberapa ilmu, betul???. dan satu hal lagi, ia tidak hanya belajar akan teoritis seperti halnya di kampus atau sekolah, tapi ia langsung mem”praktek”kan dan menggeluti langsung ilmu yang dimiliki.. inilah nilai lebih dari seorang enterpreneur.
4. sangat sayang dengan keluarga : kenapa saya sebut seperti ini?? iya karena dari sekian banyak pengusaha, satu hal yang selalu terucap dari mereka akan motivasi mereka adalah, “saya tidak ingin waktu dengan keluarga saya berkurang hanya karena saya sibuk bekerja dikantor bahkan hingga larut malam ,padahal uang yang dihasilkan kadang tidak sebanding”
5. mental baja : saya tidak akan pernah menyanksikan lagi bagaimana mental para enterpreneur. mereka memiliki mental sekuat baja, setegar karang, dan impian setinggi langit.. (kagummm), dan tidak pernah terdengar kata menyerah dari mulut2 mereka.. (entahlah mengapa ya?? sedikit sekali saya mendengar keluhan dari mulut para enterpreneur). kata2 positif dan pikiran positif selalu tertanam dalam benaknya. terlihat mereka tidak mengharapkan pujian yang berlebihan dari sekitarnya, karena saya tahu, justru lebih banyak cemoohan dan hinaan akan terlontar dari mulut orang2 sekitarnya terutama diawal2 usahanya, sehingga terbukti mereka tidak mencari popularitas juga pujian orang lain.. tapi tulus ini adalah pembuktian dirinya, akan jati diri, idealismenya dan kesenangannya..
aku belajar banyak dari setiap kejadian yang terjadi di sekelilingku..
begitu banyak orang hebat disana yang sepatutny kita contoh, untuk terus memperbaiki diri..
terus berfikiran positif..
jangan pedulikan apa cemoohan orang tentang kita, karena kita punya hak untuk menjadi lebih baik dari sekarang untuk masa depan..dan mereka tidak memiliki hak untuk menghakimi kesalahan kita saat ini.. karena kita punya HAK untuk lebih baik dan berubah..
“low profile”
terus berkarya..
setiap diri manusia punya potensi
sayangi keluarga anda dengan tulus..
hidup hanya sekali, ternyata banyak pelajaran yang belum kita pelajari, namun seiring waktu, aku yakin, pengalaman dan pembelajaran akan semakin memperkaya jiwa dan hati ini menjadi pribadi yang semakin bijak, arif dan kaya.. aminnnn..
“belajar itu tidak mengenal kata akhir..”
dan hanya kita yang memiliki hak untuk berubah menjadikan diri kita lebih baik..dan orang lain tidak berhak untuk menghakimi..
-nurlita tsania-
bergerak itu butuh energi positif..